Air Terjun Pelangi, Curug yang Eksotik di Bandung

Posted on

idajourneys.com   Curug Pelangi atau Rainbow waterfalls adalah nama Air Terjun Pelangi yang biasa disebut Curug yang berlokasi di Bandung.  Tergolong tempat wisata baru tapi lama karena memang sebetulnya masih baru, sekitar tahun 2014 tempat ini diresmikan.

Disebut tempat wisata lama juga tepat karena sebetulnya sejak tahun 1992 curug ini sudah dijadikan tempat wisata, namun kemudian tahun 2010 ditutup sementara.  Jadi Curug Pelangi itu tempat wisata baru tapi lama, lama tapi baru… Geje kan xixixi…

Air Terjun Pelangi
Air Terjun Pelangi, Curug yang Eksotik di Bandung

Air Terjun Pelangi, Curug yang Eksotik di Bandung

Sebetulnya sebelum itu pun juga sudah banyak yang mengunjungi air terjun pelangi  ini.  Termasuk saat saya masih SMA dan saat masih kuliah sempat pula ke sini, dulu namanya masih Curug Cimahi.  Nama Curug Pelangi atau Rainbow Waterfalls adalah nama yang disematkan oleh pihak Perhutani sebagai pengelola untuk mempromosikan kembali Curug Cimahi ini.

Air Terjun Pelangi  yang berada di ketinggian 1050 meter di atas permukaan laut ini  memiliki sumber air yang berasal dari Danau Situ Lembang.  Air ini mengalir ke kawasan Cimahi, inilah mengapa awalnya Curug Pelangi  ini diberi nama Curug Cimahi.

Lama sekali tidak mengunjungi air terjun Pelangi ini,  beberapa waktu lalu iseng mampir ke sini ternyata sudah banyak berubah.  Sudah menjadi tempat wisata yang ditata cukup modern dan rapi hingga layak dijadikan tempat tujuan wisata.  Curug Pelangi kini menjadi destinasi wisata malam juga, sebab tempat ini dibuka sampai jam 21.00 WIB.

Jangan dibayangkan malam-malam harus menuruni tangga dan kemudian pulang harus menaiki anak tangga yang terjal ya.  Karena ternyata air terjun pelangi ini sekarang sudah banyak  berubah, mengadaptasi dan terinspirasi sebuah tempat wisata di Amerika Curug Pelangi di malam hari berubah menjadi jauh lebih indah.

Di malam hari air terjun ini akan membiaskan warna warna yang berganti-ganti seperti pelangi.  Hal ini disebabkan karena pihak pengelola sudah memberikan lampu-lampu di dinding di balik air terjun.

Air Terjun Pelangi
Salah satu dek view di Curug Pelangi

Sekarang sudah ada dua dek view untuk para pengunjung air terjun pelangi ini.  Dek view  ini  terletak tidak terlalu jauh dari tempat yang paling  atas yaitu  tempat pembelian tiket.  Jadi untuk menikmati keindahan tempat ini di malam hari para pengunjung tidak perlu terlalu berlelah-lelah sampai ke bawah.

Kecuali memang berniat sampai ke bawah yah..hihi…. Di dek view ini para pengunjung bisa berfoto ria dengan latar belakang keindahan Curug Pelangi di malam hari yang berwarna-warni bagai pelangi.

Air Terjun Pelangi
Narsis dulu ah .. 🙂

Di dek view ini kita bisa kongkow-kongkow juga bareng teman-teman sambil menikmati keindahan air terjun Pelangi alias Curug Pelangi dari kejauhan.  Jangan khawatir, pemandangan dari sini cukup indah dan jelas kok, jadi bagi mereka yang tidak ingin berlelah-lelah sampai ke dasar curug bisa sampai di sini saja.

Tapi bila ingin puas menikmati keindahannya dan menikmati kesegaran udara di dekat curug sih memang harus sampai ke bawah.

Air Terjun Pelangi
Air Terjun Pelangi dari dekat

Selain dua dek view pihak pengelola juga menyediakan juga tempat beristirahat di beberapa tempat, ada yang berupa bangku-bangku, ada juga yang berbentuk gazebo.   Beberapa tempat  menuju curug ini memang memiliki anak tangga yang cukup terjal, hingga cukup melelahkan terutama ketika arah pulang karena harus mendaki.

Jadi keberadaan tempat istirahat yang berbentuk gazebo atau pun bangku-bangku ini memang cukup menolong para pengunjung yang merasa kelelahan ketika mendaki anak tangga yang hampir mencapai 600 an jumlahnya.

Pihak pengelola sepertinya serius mempromosikan tempat wisata di Bandung utara ini, terbukti dengan serius menyiapkan berbagai sarana dan prasarana untuk kenyamanan para pengunjung Curug Pelangi ini.

Ketika kita sudah sampai ke bawah , di sana sudah disediakan tempat berupa bangku bangku, tempat makan, mushola, jembatan tempat berfoto.

Seperti di beberapa tempat wisata alam berupa curug keberadaan habitat monyet memang  biasa berada, di Curug Pelangi ini menjadi daya tarik tersendiri untuk pengunjung.  Monyet-monyet ini tidak mengganggu, uniknya monyet di Curug Pelangi ini keberadaannya malah lebih banyak di atas, mereka berbaur dengan para pengunjung tanpa merasa terganggu dan tanpa mengganggu.

Mungkin di atas banyak pengunjung yang memberi makan hingga mereka merasa betah tinggal di atas.  Berbeda dengan di Grojogan Sewu yang lebih banyak di tengah atau di dasar Curug atau juga di Tiger Temple  Thailand misalnya.  Di sini juga tidak ada larangan memberi makanan kepada monyet -monyet itu.

Memasuki Curug Pelangi kita diharuskan membeli tiket terlebih dahulu seharga Rp 17.000,00   Tersedia juga tempat parkir mobil dan motor di sebelah tempat wisata.  Untuk parkir motor kita dikenakan biaya parkir sebesar Rp 5.000,00 sementara untuk mobil biaya parkirnya Rp 10.000,00

Lokasi / Alamat Curug Pelangi

Objek wisata Curug Pelangi Bandung berada di Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Lokasi tepatnya ada di Jalan Kolonel Masturi Cisarua, kurang lebih 20 km dari pusat Bandung. Untuk lebih jelasnya silakan lihat di peta untuk lokasi tepatnya.

Bagi teman-teman yang mengendarai kendaraan pribadi tinggal menempuh jalur Cimahi lalu menuju ke arah Cihanjuang dan Parongpong dengan tujuan Lembang.  Nah kalau melewati rute Cihideung teman-teman bisa menuju ke arah Cisarua.

Bagi yang menggunakan kendaraan umum, teman-teman bisa menggunakan angkutan umum dari Terminal Ledeng dengan rute Ledeng Sukasari.  Turun di depan Villa Istana Bunga kemudian lanjutkan perjalanan dengan angkutan Cisarua – Lembang.  Kalau dari terminal Ledeng naik jurusan Ledeng – Parongpong, lalu dari Parompong ke Padalarang.

Jika teman-teman dari Stasiun Bandung, bisa naik angkutan umum rute St Hall – Lembang.  Dari Lembang dilanjutkan dengan angkutan umum jurusan Lembang Cisarua dan turun tepat di gerbang objek wisata Curug Pelangi.

Air Terjun Pelangi atau Curug Pelangi sepertinya bisa jadi tujuan wisata teman-teman bila berkunjung ke Bandung.  Menikmati kesegaran udara di sekitar curug, juga sambil berolah raga agar tubuh kita selalu fit 🙂 Yuk ah tunggu apalagi… Cuss…. 😀

Gravatar Image
Assalamualaikum, perkenalkan saya Ida Tahmidah, mommy traveller, blogger enthusiast, having fun with 5 children, Insya Allah suatu saat menjadi penulis hebat. Kunjungi juga web https://idatahmidah.com meet me at social Media, and say salam

31 thoughts on “Air Terjun Pelangi, Curug yang Eksotik di Bandung

  1. Jadi nambah cantik penampilan air terjun permainan lampu warna-warninya…
    Terobosan ide baru, air terjun dilengkapi tata lampu.
    Keren nih buat lokasi air terjun lainnya ?

  2. Tahun 2015 lalu aku ke sini, tempatnya asyik buat relaksasi dari kesibukan, nggak harus kebawah banget untuk bisa menikmati udara yg sejuk hihi

  3. Aih bagus pisan ya. Alhamdulillah di seputaran Bandung masih ada curug. Waktu saya masih kecil, suka main ke Curug Aleh yang sekarang udah berubah jadi perumahan Setra Duta.

  4. Keren yak pemandangan air terjun pas malam hari. Tapi kayaknya saya nggak berani kalau malam hari harus main ke air terjun, walaupun ada lampu banyak tetep namanya malam-malam ngeri kepeleset. Mending siang aja deh, bisa mandi di bawah air terjun.

  5. Tahun 2015 aku pernah ke sini Mba, tempatnya tidak banyak berubah yaa, jadi pingin mampir lagi.. walaupun ga yakin kuat nanjaknya apa nggak sekarang haha

  6. ooo ada lampu2 kirain alami berubah warna sendiri hihihi, tapi cukup menghibur ya, cuma kalau di sana sampai malam agak susah jg sih ya 😀
    Cukup tinggi air terjunnya ya mbak, jd kangen ke curug juga, bisa rennag dan poto2 di sana 😀 TFS

  7. Wooow air terjunnya keren bangat ya Mba, duuh pengen langsung nyebur saya hehehe

    Dan saya pengen bangat lihat air terjun ini malam hari, pengen lihat sensasi warna warninya, pasti cantik bangat ya Mba hehehe

  8. Awalnya bingung lihat gambar air terjunnya kok biasa aja, ternyata ada pelanginya kalau sudah malam ya mbak. Harus bermalam nih biar bisa puas menikmati keindahannya.

  9. Tuh kan, Teh Ida ngabibita Curug lagi. Aku belom pernah ke Curug lagi. Di sekitar aku mah jarang. Huhuhu, ada juga jauh banget. Terakhir ke Curug itu tahun 2010-an. Waktu ke Ciwangun. Duuuh… Sono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *